Selaku anggota pendiri dari International Council on Mining and Metals (ICMM / Dewan Internasional tentang Pertambangan dan Logam), Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. menganut Kerangka Kerja Pembangunan Berkelanjutan dari ICMM, dan komitmen ini melandasi upaya kami untuk mengenal dan mengelola berbagai tantangan dan peluang di seluruh operasi kami. Kerangka kerja tersebut (www.icmm.com) terdiri dari tiga unsur yang wajib dipenuhi oleh anggota korporasi:

1) melaksanakan 10 Asas Pembangunan Berkelanjutan ICMM di seluruh kegiatan usaha, 2) membuat laporan sesuai Global Reporting Initiative (GRI / Prakarsa Pelaporan Global), pedoman G3 serta Mining and Metals Sector Supplement, dan 3) memberi jaminan secara independen bahwa komitmen kami tengah dipenuhi.

Pada tahun 2009 kami mengembangkan dan melaksanakan pendekatan berbasis resiko terhadap seluruh Portofolio kegiatan kami dalam rangka lebih menegaskan, mengelola dan memantau tantangan dan peluang pembangunan berkelanjutan yang terpenting bagi pemangku kepentingan kami, maupun usaha kami. Kami pun akan memenuhi komitmen jaminan dengan melaporkan hal-hal sebagai berikut:

  • Penyelarasan kebijakan keberlanjutan kami dengan 10 Asas Pembangunan Berkelanjutan ICMM maupun persyaratan wajib yang tertuang di dalam pernyataan posisi ICMM;
  • Resiko dan peluang penting pembangunan berkelanjutan yang kami hadapi berdasarkan tinjauan yang dilakukan terhadap kegiatan usaha kami maupun informasi dari pemangku kepentingan;
  • Keberadaan dan status berbagai sistem dan pendekatan yang digunakan dalam pengelolaan resiko dan peluang penting pembangunan berkelanjutan tersebut;
  • Kinerja kami terkait resiko dan peluang pembangunan berkelanjutan yang telah diidentifikasi; dan
  • Pengungkapan wajib dalam pengajuan peringkat A+ pada Pedoman Pelaporan Keberlanjutan dari GRI (G3).
10 Asas Pembangunan Berkelanjutan ICMM
Laksanakan dan pertahankan praktek berbisnis yang etis serta sistem tata kelola korporasi yang sehat
Padukan pertimbangan pembangunan berkelanjutan ke dalam proses pembuatan keputusan korporasi
Tegakkan hak asasi manusia dan hormati budaya, adat dan nilai-nilai dalam setiap hubungan dengan karyawan maupun pihak lain yang terkena dampak dari kegiatan kami
Lakukan strategi pengelolaan resiko berdasarkan data yang sah dan ilmu pengetahuan yang mumpuni
Terus tingkatkan kinerja kesehatan dan keselamatan
Terus tingkatkan kinerja lingkungan
Beri sumbangan terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan pendekatan terpadu dalam perencanaan tata guna lahan
Permudah dan dukung rancangan yang bertanggung jawab, pemanfaatan, pemanfaatan ulang, daur ulang, dan pembuangan dari produk-produk kami
Beri sumbangan terhadap pengembangan sosial, ekonomi dan kelembagaan di masyarakat di mana kami tengah melakukan kegiatan
Lakukan secara efektif dan transparan setiap hubungan, komunikasi, dan pelaporan yang diverifikasi secara independen bersama pemangku kepentingan kita

Rangkuman Resiko dan Peluang Penting

Laporan ini meliputi serangkaian luas topik yang beragam yang menjadi perhatian para pemangku kepentingan kami. Dalam pandangan kami, permasalahan terpenting bagi Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. dan PTFI adalah yang dipersoalkan oleh berbagai kelompok pemangku kepentingan, di dalam maupun dari luar perusahaan, dan yang menghadirkan resiko terbesar bagi keberhasilan usaha kami apabila tidak dikelola secara bertanggung jawab.

Pada tahun 2008, seiring dengan peralihan ke arah pendekatan berbasis resiko dalam rangka berkarya menuju pembangunan berkelanjutan, kami mengawali suatu kegiatan komprehensif dan multi-disiplin untuk mengenal resiko dan peluang pembangunan berkelanjutan bagi perusahaan. Salah satu tantangan yang kami hadapi pada masa peralihan ini adalah pengembangan dan pelaksanaan sebuah proses untuk membaurkan sudut pandang internal maupun eksternal terhadap resiko tentang keberlanjutan.

Kami menempuh pendekatan berimbang terhadap pengenalan resiko dan peluang penting yang dipaparkan di dalam laporan ini. Topik-topik keberlanjutan utama yang menjadi perhatian para pemangku utama telah diidentifikasi melalui evaluasi data dan penilaian oleh suatu kelompok wakil perusahaan yang berinteraksi secara teratur dengan masyarakat setempat, instansi pemerintah, karyawan, pelaksana usaha, para investor, organisasi non-pemerintah, dan kelompok-kelompok lain. Hasil dari survei internal tentang materialitas permasalahan dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan memungkinkan kami menentukan prioritas atas permasalahan penting yang utama.

Tabel di bawah ini menguraikan secara singkat isu-isu penting berkaitan dengan keberlanjutan dari PTFI (urutan dari daftar ini tidak dimaksudkan untuk menggambarkan urutan kepentingan dari isu-isu tersebut).

LINGKUNGAN
Dampak Lingkungan

Kegiatan pertambangan dapat menimbulkan dampak buruk terhadap tanah, udara dan air. Dampak terbesar yang ditimbulkan oleh kami, yang disebut sebagai tapak jejak, dikaitkan dengan pengelolaan material padat seperti pasir sisa tambang (sirsat / tailings) dan timbunan batuan penutup (overburden). Apabila kami tidak melakukan identifikasi, pengendalian, minimalisasi dan mitigasi secara tepat terhadap dampak lingkungan dari kegiatan kami, maka resiko yang ditimbulkan, termasuk ketidaktaatan terhadap kewajiban kami sesuai peraturan, berpotensi menimbulkan kegiatan penutupan yang mahal, selain kecaman masyarakat luas.

Penggunaan Energi, Perubahan Iklim dan Gas Rumah Kaca

Kegiatan pertambangan kami memerlukan energi dalam jumlah besar, dan pada tahun 2008 biaya energi kami mencapai sekitar25% dari biaya produksi tembaga terkonsolidasi. Sumber energi kami yang utama adalah produk minyak bumi dan batubara.

SOSIAL
Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Keselamatan merupakan salah satu “Nilai Mendasar” perusahaan kami. Kami percaya bahwa semua cidera dan penyakit akibat pekerjaan dapat dicegah. Tumpuan kami pada “Produksi Aman” menangkap hakikat filsafat kami bahwa pertimbangan keselamatan dan kesehatan merupakan bagian yang tak terpisahkan, dan sejalan, dengan semua fungsi manajemen lain di dalam organisasi kami. Setiap kejadian cidera ditempat kerja merupakan hal yang tidak dapat diterima, dan kami sesalkan terjadinya tiga kematian selama kegiatan operasional kami di tahun 2008.

Pertambangan Rakyat

Kami menyadari bahwa pertambangan rakyat, kendati tanpa izin, dapat menjadi sumber penghasilan yang penting bagi ekonomi berkembang di lokasi pedalaman yang terpencil. Di dalam wilayah proyek PTFI terdapat sejumlah besar penambang rakyat yang mendulang emas tanpa ijin pada daerah aliran sungai Otomona, sehingga menimbulkan keprihatinan tentang bahaya terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan yang lazim dihubungkan dengan praktek pertambangan rakyat. Kami berupaya memperhatikan bahaya tersebut melalui koordinasi dan sosialisasi berkesinambungan bersama masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat.

Masyarakat Asli

Agar kami dapat tetap beroperasi dengan izin sosial, kami mengakui dan secara aktif menjalin hubungan dengan masyarakat asli disekitar Wilayah Proyek kami. Melalui rundingan kami mencapai kesepakatan dengan dua suku yang paling terkena dampak dari kegiatan pertambangan kami, di mana kami memberi pembayaran kepada kedua kelompok masyarakat tersebut sebagai pengakuan (rekognisi) atas hak ulayat mereka. Kami pun mendukung program yang mengedepankan, melindungi dan melestarikan warisan budaya asli mereka.

Komunitas

Mitra kami dari masyarakat setempat peduli dengan dampak dan peluang yang berhubungan dengan kegiatan pertambangan, termasuk manfaat bagi pengembangan masyarakat yang diperoleh dari pertambangan, seraya menghindari ketergantungan masyarakat pada kegiatan pertambangan. Interaksi dengan anggota masyarakat secara konsisten dan transparan sepanjang siklus usia proyek sangat penting bagi keberhasilan operasi kami, selain membangun kemitraan dengan masyarakat dan pemerintah setempat menuju pembangunan yang positif, berjangka panjang dan berkelanjutan.

EKONOMI
Keamanan dan Hak Asasi Manusia

Tantangan yang kami hadapi adalah penegakan dan perlindungan hak-hak asasi manusia serta penyediaan mekanisme untuk melaporkan, meninjau dan memproses setiap keluhan terkait. Melalui pendekatan tersebut kami bertujuan menjamin hubungan yang profesional dan saling menghormati antara personil pasukan keamanan pemerintah, karyawan perusahaan dan masyarakat setempat di lokasi kerja kami.