Program Pemantauan Lingkungan jangka panjang PTFI dirancang untuk memantau potensi dampak lingkungan dengan pengukuran rutin terhadap sifat-sifat mutu air, biologi, hidrologi, sedimen, mutu udara dan meteorologi di seluruh wilayah operasi kami.

Dalam tahun tertentu, lebih dari 7.000 sampel yang menghasilkan lebih dari 50.000 analisa terpisah digunakan untuk mengembangkan data ilmiah yang diperlukan dalam rangka membuat keputusan manajemen terkait operasi kami sehingga memungkinkan kami meminimalisasi dan meringankan dampak lingkungan.

PTFI memiliki laboratorium lingkungan di daerah operasionalnya, untuk menghasilkan data yang digunakan dalam program pemantauan. Laboratorium tersebut telah memperoleh sertifikasi standar kualitas ISO 17025 untuk laboratorium analitika, dari Komite Akreditasi Nasional. Sebagai bagian dari audit rutin lingkungan yang dilakukan Pemerintah Indonesia, Sarpedal mengambil sampel air, sedimen, ikan, udara ambien dan emisi cerobong. Hasil-hasilnya secara rutin mengkonfirmasi data dari PTFI.

Pada tahun 2002, PTFI juga pernah menyerahkan laporan Penilaian Resiko Ekologi yang rinci kepada Pemerintah Indonesia tentang sistem pengelolaan sirsat miliknya, yang mengevaluasi potensi jalur yang dapat berdampak terhadap flora, fauna dan kesehatan manusia. Penilain rinci tersebut memperkuat dasar persetujuan sistem pengelolaan sirsat pada AMDAL. Pada tahun 2007 kami telah menugaskan peninjauan atas kesimpulan-kesimpulan penting dari kajian tersebut, yang hingga kini masih berlangsung.

Program biologi kami memantau lebih dari 200 lokasi pengambilan sampel nekton, benthos, dan plankton. Selama lima tahun terakhir, lebih dari 2.000 sampel fauna air telah dianalisa terhadap unsur hara, di mana jumlahnya melampaui 15.000 analisa. Hasil pemantauan yang dilakukan saat ini menunjukkan bahwa sampel daging ikan dan udang dari daerah sirsat adalah layak dikonsumsi sesuai standar makanan sebagaimana diatur dalam peraturan Pemerintah Indonesia.

Data dari pengambilan sampel biologi tetap menunjukkan bahwa estuaria dibagian hilir daerah pengendapan sirsat merupakan ekosistem yang berfungsi, berdasarkan jumlah spesies dan jumlah spesimen nekton, atau organisme perenang bebas seperti ikan dan udang yang telah dikumpulkan.