PT Freeport Indonesia (PTFI), Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta dan Learning Partnerships (LEAP) meluncurkan perluasan program English Access Microscholarship (EAMP) ke Jayapura, Rabu (20/1).

Program yang sudah beroperasi selama lima tahun di berbagai daerah di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan keterampilan berbahasa inggris kepada pelajar usia 14 sampai 18 tahun yang berasal dari keluarga kelompok menengah ke bawah yang kurang mendapat kesempatan, melalui bimbingan belajar tambahan setelah jam sekolah dan kegiatan belajar intensif di musim liburan. Para peserta juga dibekali kemampuan untuk bersaing dan berpartisipasi dalam program pertukaran pelajar dan belajar di Amerika Serikat nantinya.

Hadiri pada acara tersebut antara lain Vice President - Community Relations PTFI Demianus Dimara; Kedutaan Besar Amerika Serikat Deputy Chief of Mission Theodore Osius; Rektor Universitas Cenderawasih Prof. Dr. B. Kambuaya, MBA; Kepala Papua Knowledge Center (PKC) Marcellus H. Rantetana, Ph.D; dan Project Director LEAP Sandra Sembel serta para guru dan perwakilan siswa-siswi di Jayapura.
Program EAMP diluncurkan di Papua, dengan dukungan dari PTFI untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan pelajar Papua terutama dalam berbahasa Inggris sehingga mereka dapat memperoleh pekerjaan dan pendidikan yang lebih baik.

Dalam sambutannva, Ted Osius mengungkapkan kekagumannya dengan semangat yang ada di Papua, dan beliau berharap lewat program untuk pelajar Papua yang berbakat ini dapat memberikan kontribusi terhadap SDM di Papua ke depannya.
Demianus Dimara, dalam sambutan penutup mengatakan PTFI sangat senang menjadi bagian dari upaya ini. "Freeport bangga menjadi bagian dari program ini yang adalah investasi yang baik dalam bidang sumber daya manusia," lanjutnya. Beliau berharap program ini bermanfaat bagi pelajar Papua dan dengan efektif dapat memfasilitasi para pelajar Papua untuk memperoleh kesempatan bekerja di seluruh penjuru dunia nantinya.(ay)

